Author Archives: Ucok Durian

  • 0
web hosting murah oceanhoster x ucokdurian

Review Singkat: Oceanhoster x Ucok Durian

Category:berita

Di tahun 2024 ini, Ucok Durian dengan bangga menjadi bagian dari keluarga Oceanhoster. Pelaku UMKM yang memasarkan produk nya secara online baik di Google, Facebook, maupun Instagram tentu tidak asing dengan layanan website. Bukti nyata, website ucokdurian.id yang pertama kali menjual durian Medan secara online di tahun 2015 hingga saat ini berhasil menjangkau ribuan bahkan jutaan calon pelanggan dari berbagai kota di Indonesia.

pengunjung online web niaga ucok durian

Web hosting murah service profesional

Oceanhoster adalah brand layanan web hosting dan registrasi domain yang terpercaya di Indonesia. Wayan Cahyono – seorang veteran / ahli di industri web hosting dengan karir panjang sejak tahun 2011 mendirikan Oceanhoster dengan misi untuk membantu lebih banyak pedagang lokal. Ya, Wayan adalah salah satu orang yang berjasa dalam membantu penjualan online Ucok Durian berkembang pesat khususnya di Jakarta dan Jogjakarta.

Saya mengenal Wayan sejak lama. Beliau sangat berdedikasi dalam perkembangan website dan bisnis online tanah air. Tidak hanya itu, beliau juga berhasil membangun website sistem belajar dan ujian sekolah gratis – e-ujian.id ketika masa pandemi covid. Website ini berhasil membantu guru dan siswa lebih dari 2000 sekolah untuk melanjutkan kegiatan belajar-mengajar secara online. Melalui kerjasama dengan Wayan dan Tim Oceanhoster, Ucok Durian berharap dapat lebih melayani pelanggan khususnya di dunia online. – Ananda Hasibuan, Direktur Ucok Durian.

Visi Wayan untuk Oceanhoster

Berikut adalah potongan email press release Wayan dari Oceanhoster:


Email Wayan pendiri layanan hosting murah Oceanhoster

Saya Wayan dari Oceanhoster. Saya adalah salah satu perintis perusahaan hosting terkenal dengan karir lebih dari 10 tahun (2011-2023) dimulai sebagai staff customer service yang pertama kali. Untuk itu, saya sangat paham detail permasalahan dan keluhan para pelanggan.

Karena perbedaan visi, di 2023 saya akhirnya memutuskan untuk berpisah dan membangun layanan baru Oceanhoster.com – web hosting murah dengan service profesional.

Kok gak ada cPanel? Kok yg balas chatbot?
Ini adalah keluhan yang sering saya temui baik di chat ataupun forum komunitas WordPress dan web hosting. Mayoritas pelanggan di Indonesia sudah cinta mati dengan cPanel. Selain itu, mereka juga tidak menyukai chatbot AI karena merasa ribet untuk segera berbicara langsung dengan manusia.

Bagi saya pribadi, service profesional adalah:

  • Tidak memaksa menggunakan produk. Untuk itu, Oceanhoster memberi pilihan 2 control panel terbaik di pasaran: DirectAdmin atau cPanel – pelanggan bebas pilih.
  • Tidak memakai robot chatbot AI untuk berbicara dengan pelanggan. Prinsip kami: manusia yang memanusiakan manusia. Oceanhoster fokus membangun tim yang ahli dan profesional dalam melayani.

Hosting murah untuk UMKM Indonesia

Oceanhoster adalah solusi web hosting terbaik untuk UMKM yang ingin segera go online. Proses pembayaran, aktivasi akun, hingga penerbitan website berbasis WordPress dapat dilakukan secara cepat dan mudah – tanpa ada kendala. Dengan teknologi WordPress mutakhir, website Ucok Durian terasa jauh lebih cepat dan ringan ketika dibuka meskipun traffic pengunjung sedang ramai.

Tim customer support juga standby 24 jam untuk membantu pertanyaan dan masalah pelanggan dengan waktu respon kurang dari 5 menit. Untuk UMKM baru, Oceanhoster juga memberikan uji coba layanan hosting selama 7 hari secara Gratis! Atau jika pelanggan tidak puas dengan produk dan pelayanannya, Oceanhoster memberikan garansi 30 hari garansi uang kembali tanpa syarat.

Bekerjasama dengan Ucok Durian membuat Oceanhoster lebih memahami kebutuhan UMKM. Kami berharap Ucok Durian membagikan semua pengalaman dan permasalahan yang pernah dihadapi terkait website dan pemasaran durian Medan secara online hingga akhirnya dikenal di seluruh Indonesia. Kami ingin lebih mendengar dan melayani pelanggan di Indonesia. – Wayan Cahyono, Pendiri Oceanhoster.

Rp 9.900 /bulan website bisa online!

Oceanhoster yakin seluruh UMKM Indonesia dapat mengikuti jejak Ucok Durian – dengan berupaya membuat website dan memasarkan produknya secara online agar mudah ditemukan di Google dan social media. Dengan biaya langganan web hosting murah mulai dari Rp 9,900 / bulan, seharusnya tidak ada lagi alasan bagi UMKM untuk enggan online-kan website bisnisnya. Oceanhoster menyediakan solusi web hosting yang cepat, mudah dan profesional.

website oceanhoster

Untuk info lebih lanjut ataupun berbicara langsung dengan tim ahli Oceanhoster, kunjungi www.oceanhoster.com.

Silakan bagikan jika Anda menyukai halaman ini.

  • 0
Merek Ucok Durian

Ucok Durian Punya Siapa?

Category:serba serbi

Ucok Durian berasal dari Kota Medan, Sumatera Utara. Kata “Ucok” sendiri berasal dari bahasa Batak, yang merupakan panggilan / sapaan akrab untuk lelaki (sinonim Mas di Jawa).

Sejarah Awal Mula Ucok Durian

Nama Ucok Durian dimulai pada tahun 1980 an di Jalan Pelajar, yang terletak di belakang Stadiun Teladan yang iconic saat masa kejayaan klub sepakbola PSMS Medan. Jalan Pelajar saat itu merupakan pusat perdagangan durian di kota Medan (mirip pasar induk khusus buah durian). Durian yang berasal dari berbagai wilayah Sumatera Utara seperti durian Sidikalang, durian Pahae, durian Sibolga, durian Pardomuan, durian Nias, hingga durian luar provinsi seperti durian Kutacane dan durian Padang turut diperdagangkan dengan jumlah bertruk-truk setiap harinya.

Karena bongkar muat durian merupakan pekerjaan berat dan dilakukan malam hari, hampir seluruh pedagang durian saat itu adalah laki-laki. Salah satu pedagang durian di Jalan Pelajar yang cukup maju saat itu adalah Bang Ucok Tanjung. Tidak hanya dijual di Jl. Pelajar, Bang Ucok mulai mengecer durian di pinggir jalan di berbagai penjuru kota Medan.

Bang Ucok mempercayakan lapak-lapak pinggir jalan ini ke para anggotanya yang sebagian masih berhubungan kerabat atau keluarga. Beberapa diantaranya adalah Ucok Godang (yang merintis ngemper di pinggir Jl. Iskandar Muda, kemudian pindah ke Jl. Wahid Hasyim), Ucok Singlet (yang merintis di Jl. Letda Sujono, Tembung), hingga Ucok Mini (yang mengecer di daerah Simalingkar). Mereka bertiga yang awalnya hanya pekerja/buruh angkut dan supir angkut durian akhirnya berani memisahkan diri menjadi usaha yang berdiri sendiri setelah punya cukup modal dan pengalaman. Bang Ucok Tanjung, Ucok Godang (Zainal Abidin), dan Ucok Singlet (Johan Hasibuan) ini merupakan jaringan pedagang durian Medan yang masih memiliki hubungan kekeluargaan.

Ucok Durian Brand Lokal Dikenal Nasional

Mulai tahun 2015 ketika jual beli online via website, facebook, whatsapp dan tokopedia mulai populer, Bang Ananda Hasibuan yang merupakan salah satu keluarga Ucok berinisiatif untuk menjual durian Medan hingga ke Jakarta dan pulau Jawa. Ia sukses mengenalkan Ucok Durian kepada penggemar durian yang belum pernah berkunjung ke kota Medan. Berbagai even bazaar sukses diadakan seperti bazaar di Mall Pasaraya Jakarta, di Pasmod BSD, di Kalimalang, hingga di Car Free Day Kedaulatan Rakyat Jogja. Ratusan ton durian Medan telah berhasil dikirim baik dengan truk maupun cargo pesawat. Tidak hanya produk durian fresh (utuh kulit), Ia juga berhasil memasarkan durian kupas dan pancake durian Medan kemasan frozen hingga ke Kalimantan, Sulawesi dan Bali.

Pada tahun 2016, kepopuleran produk frozen Ucok Durian di Jakarta membuat banyak produk tiruan bermunculan, khususnya di marketplace facebook, tokopedia, gofood, hingga grabfood. Meskipun duriannya berasal dari Medan, ternyata kualitasnya jauh di bawah standar. Ini dikarenakan proses sortirnya tidak sebaik dan seketat yang dilakukan oleh jaringan Ucok Durian. Selain itu, semua produk palsu ini mengatasnamakan Ucok Durian Asli Medan.

Ucok Durian Merek Terdaftar Dilindungi

Pada tahun 2016, Bang Ananda Perwira Hasibuan melalui perusahaan keluarga, PT Ucok Durian Medan, resmi memiliki merek dagang Ucok Durian sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Kepemilikan merek dagang Ucok Durian tersebut meliputi:

Kelas 16: Packaging dan kemasan
Kelas 29: Durian kupas frozen
Kelas 30: Pancake durian dan es krim durian
Kelas 31: Durian fresh
Kelas 32: Jus, smoothie, dan minuman berbahan durian
Kelas 35: Toko buah, toko online, franchise restoran
Dan kelas jenis usaha / produk lainnya.

Menurut Bang Ananda, dengan perlindungan merek dagang ini, tradisi dan industri Ucok Durian yang kini dimiliki oleh PT Ucok Durian Medan diharapkan dapat dimoderenisasi dan semakin berkembang di Indonesia maupun internasional namun dengan tetap mempertahankan identitasnya sebagai Brand Durian Asli Medan.

Silakan bagikan jika Anda menyukai halaman ini.

  • 1
marketing ucok durian

Ananda Hasibuan Bisa Jual Hingga 25 ton Durian Sejak Pakai Google Bisnisku

Category:berita

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Manfaat dari produk Google yaitu Google Bisnisku dirasakan langsung oleh Johan Hasibuan, pemilik Ucok Durian Medan.

Terletak di Jalan Pelajar Medan, sejak menggunakan Google Bisnisku Ucok Durian

Read More
Silakan bagikan jika Anda menyukai halaman ini.

  • 0
usaha ucok durian

Berkat Google Bisnisku, penjualan Ucok Durian Medan Meningkat

Category:berita

MEDAN, Waspada – Buah durian merupakan buah yang banyak dicari oleh para wisatawan lokal maupun mancanegara yang mengunjungi Kota Medan.

Buah yang sangat khas aromanya ini menjadi andalan kuliner Medan.

Read More
Silakan bagikan jika Anda menyukai halaman ini.

  • 1
ukm ucok durian medan

Pelaku UKM Ucok Durian Beberkan Manfaat Google Bisnisku

Category:berita

Analisadaily (Medan) – Pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kota Medan memberikan komentar tentang layanan Google Bisnisku. Layanan produk Google ini dinilai bermanfaat dalam hal promosi.

Pemilik Ucok Durian Medan di Jalan Pelajar

Read More
Silakan bagikan jika Anda menyukai halaman ini.

  • 1
ucok durian medan

Rambah Online, Omzet UKM Ucok Durian Medan Meroket Jadi Miliaran Per Bulan

Category:berita

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MEDAN – Seberapa besar dampak internet bagi perkembangan bisnis Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia? Jawabannya tentu bisa bermacam-macam, dari yang biasa saja hingga yang luar biasa.

Read More
Silakan bagikan jika Anda menyukai halaman ini.

  • 0

Gunakan Google Bisnisku, Pelaku UKM di Medan Rasakan Manfaat

Category:berita

Liputan6.com, Medan – Manfaat salah satu layanan Google, yaitu Google Bisnisku, dirasakan langsung oleh pemilik Ucok Durian. Pelaku UKM di Medan ini mengaku, dengan menggunakan Google Bisnisku, ia mampu menjual hingga 30 ton durian.

Read More
Silakan bagikan jika Anda menyukai halaman ini.

  • 0
sumeks ucokdurian

Empat Bulan, Omzet dari Rp200 Jutaan Tembus Rp1 M

Category:berita

Sumatera Ekspres, Medan – SUKSES: john Hasibuan (kiri) bersama adiknya Ananda Hasibuan yang sukses jualan durian setelah memanfaatkan promosi gratis Google Bisnisku. Foto: Martha/Sumatera Ekspres

Para pedagang durian di Sumsel boleh meniru kesuksesan Johan Hasibuan. Mengusung brand Ucok Durian Singlet, pria itu kini punya pendapatan Rp1 miliar lebih per bulan. Hanya dari jual beli durian dan produk turunannya. Seperti apa?

Di era globalisasi saat ini, sudah saatnya pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) melek teknologi. Dengan begitu, beragam cara promosi produk bisa dilakukan. Salah satunya secara online. Nah, Google Indonesia menyediakan fasilitas itu.

Bang Ucok, panggilan akrab Johan telah melakukan itu. Dia meng-online-kan bisnis jual beli curiannya secara online. Yang dipilihnya, fitur Google Bisnisku yang disediakan Google secara gratis untuk masyarakat.

“Satu bulan pertama setelah memanfaatkan Google Bisnisku, perkembangan penjualan mulai terasa,” ungkap Bang Ucok didampingi adiknya, Ananda Hasibuan di kedai durian mereka di Jl Pelajar, Medan. Mulanya, total penjualan durian yang mereka usahakan hanya sekitar 2,5 ton per bulan.

Sejak gabung di Google Bisnisku sejak Mei 2016, kini penjualan per bulan mencapai 25 ton atau naik 10 kali lipat. Tak heran omzetnya kini per bulan mencapai Rp1 miliar untuk penjualan secara online saja. Belum lagi pembelian langsung di kedai mereka dan transaksi pencari durian.

Untuk pengiriman sudah merambah hingga ke wilayah Timur Indonesia seperti Makassar, Manado, Denpasar dan Lombok. “Karenanya kami telah buka gudang di Jakarta,” jelasnya yang merintis usaha jual beli durian ini sejam 1998 lalu. Selain untuk memperpendek rantai distribusi, keberadaan gudang itu juga untuk meyakinkan calon pembeli.

Memanfaatkan promosi gratis di Google, mereka yang mencari durian cukup berbagai keyword (kata kunci) di Google Dearch seperti durian Medan, Ucok durian, pencake durian dan lain-lain. Keyword pancake juga bisa dipakai karena Bang Ucok juga menjual pencake durian.

“Kalau duriannya kami jual utuh bersama kulit, bisa durian kupas atau daging curiannya saja. Tergantung permintaan pembeli,” tuturnya sembari mengatakan kalau visi awal mereka memanfaatkan online ini karena ingin memasarkan durian Medan hingga ke seluruh pelosok Indonesia.

Diakui Bang Ucok kalau tak mudah menumbuhkan kepercayaan pembeli terhadap bisnis durian online-nya ini. Meski sudah dijabarkan jelas dalam website, tapi tetap saja calon pembeli banyak yang menghubungi langsung. Padahal, dalam website juga telah ditampilkan foto-foto kedai, aktivitas jual beli dan produk durian yang dijual. Mereka bertanya banyak hal.

“Ada pembeli yang sepertinya kurang puas kalau tidak ngomong langsung dengan penjualnya, atau mungkin takut tertipu. Kalau sudah begitu, kadang kami fotokan KTP dan kirimkan ke pembeli. Kami juga persilakan mereka cek langsung gudang kami di Jakarta, agar percaya,” tambah Ananda Hasibuan.

Mengerti kemauan pelanggan diakui Ananda salah satu kunci majunya usaha mereka. Kualitas durian yang dijual pun pilihan. Bebas mentah, asam dan hambar. “Nah, yang jago soal itu ya Bang Ucok,” tandasnya. Dengan banyaknya pedagang durian, tentu tak mudah mendapatkan stok durian berkualitas baik dalam jumlah yang begitu banyak. Garansi pun mereka berikan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada pembeli yang kurang atau tidak puas.

“Bagi yang merasa buah durian yang dibeli tidak enak, mereka dipersilakan menukar dengan yang baru. Kami juga berikan garansi uang kembali,” tutur Ananda sembari sesekali melayani pembeli yang datang langsung ke kedai mereka. Seiring dengan majunya usaha tersebut, makin banyak tenaga kerja yang terserap. Secara tidak langsung Ucok Durian Singlet telah membantu pemerintah mengurangi angka pengangguran. “Ada sekitar 30 karyawan yang ada di bawah manajemen kami saat ini,” imbuhnya.

Dengan menapak kemajuan yang telah dicapai saat ini, Ananda selaku marketing kini memikirkan untuk pengembangan wilayah distribusi usaha. Yang dibidik seperti Samarinda, Maluku, Ternate hingga Papua. “Kalau pengiriman ke Palembang ada juga, rata-rata dari pembeli online,” tukasnya.(tha/ce1)

Sumber: http://www.sumeks.co.id/sumeks/19710-empat-bulan-omzet-dari-rp200-jutaan-tembus-rp1-m

Silakan bagikan jika Anda menyukai halaman ini.

  • 0
durian kupas ucok

Sumut Pos: Ucok Durian Medan Kebanjiran Order

Category:berita

Google Indonesia Tawarkan Aplikasi Bisnisku untuk UKM
Ucok Durian Medan Kebanjiran Order
Sumut Pos Terbit Kamis, 15 September 2016

sumut pos ucok durian

Silakan bagikan jika Anda menyukai halaman ini.

  • 0
sriwijaya post ucokdurian

Lewat Google Bisnisku, Usaha Ucok Durian Lebih Terkenal

Category:berita

SRIWIJAYA POST, SRIPOKU.COM, MEDAN–Aplikasi Google Bisnisku, yang diprioritaskan untuk pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM), sudah dirasakan manfaatnya oleh Johan Hasibuan.

Pria tambun bersapaan Ucok ini bisa memasarkan ratusan duriannya tidak hanya di wilayah Sumatera Utara, tetapi bisa menjangkau Jawa dan Kalimantan.

“Saya memanfaatkan Google Bisnisku sejak enam tahun lalu. Dampaknya signifikan karena tidak lama setelah memanfaatkannya, pemesanan durian banyak dari luar provinsi,” kata Ucok, saat disambangi di tempat usahanya yang berlokasi di Jl Pelajar Kelurahan Teladan Timur Medan Sumatera Utara Rabu (14/9/2016).

Kini, Ucok sudah memiliki tiga cabang durian yang semuanya bernama Ucok Durian. Satu cabang bahkan sudah berada di Jakarta. Ketika sembilan tahun belum tahu Google Bisnisku, Ucok mengaku sangat sulit mempromosikan bisnis duriannya karena hanya menunggu pembeli datang ke tempat usaha.

“Dengan google, usaha saya bisa dilihat oleh siapa saja dan dimana saja. Sebab itu, kita menerima pesanan via online lewat website www.ucokdurian.id,” kata Ucok.

Sumber: http://palembang.tribunnews.com/2016/09/14/lewat-google-bisnisku-usaha-ucok-durian-lebih-terkenal

Silakan bagikan jika Anda menyukai halaman ini.